PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEKNIK THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MASALAH OPEN-ENDED SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA
DOI:
https://doi.org/10.53842/qvj.v2i1.21Keywords:
Kreativitas, Open-Ended, Think-Pair-ShareAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran matematika dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teknik Think Pair Share (TPS) dengan masalah open ended. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan di SMA Swasta Cahaya Medan dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIA-2 dengan objek penelitian adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teknik Think Pair Share (TPS) dengan masalah open-ended sebagai upaya meningkatkan kreativitas siswa. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh hasil 70% dari jumlah siswa yang mengikuti tes memiliki tingkat kreativitas minimal kategori cukup dan 30% dari jumlah siswa yang mengikuti tes memiliki tingkat kreativitas dibawah kategori cukup dengan rata-rata nilai tes kreativitas 67,75 . Pada siklus II diperoleh hasil 90% dari jumlah siswa yang mengikuti tes memiliki tingkat kreativitas minimal kategori cukup dan 10% dari jumlah siswa yang mengikuti tes memiliki tingkat kreativitas dibawah kategori cukup dengan rata-rata nilai tes kreativitas sebesar 76,94. Berdasarkan hasil pada siklus I dan II dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teknik Think Pair Share (TPS) dengan masalah open-ended dapat meningkatkan kreativitas siswa
References
Arikunto, S. (2009), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
Arikunto, S. (2009), Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta : Bumi Aksara
Berenson, B.S. dan Garter, G.S. (1995). “Changing Assessment Practices”. School Science Mathematics. 95 (4).
Dahar, R W. (1998), Teori-teori Belaja. Jakarta : Depdikbud
Dahlan, J.A. (2004). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Penalaran
Matematik Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama melalui Pendekatan Open-ended. Bandung: Disertasi PPS UPI. Tidak diterbitkan.
Daryanto (2010), Belajar dan Mengajar. Bandung : Yrama Widya.
Depertemen Pendidikan Nasional. (2004). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah, Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.
Dimyati (2006), Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta
Djamarah, S.B. (2006), Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Feldmann, M.B. (2000). Open-Ended Math Project. EDU658. [Online]. Tersedia: Http://www.nku.edu/~mathed/fifthgradeproblp.pdf.
Hancock, C.L. (1995). “Enhancing Mathematics Learning with Open-Ended Questions.” Assessment Standard for School Mathematics. 86 (9)
Harris, R. (1998). “Introduction to Creative Thinking”[Online]. Tersedia:
Hashimoto, Y. (1997). “The Method of Fostering Creativity through Mathematical Problem Solving.” ZDM: International Reviews on Mathematical Education.
Haylock, D.W. (1997). “Recognising Mathematical Creativity in Schoolchildren”. ZDM: International Reviews on Mathematical Education.
Heddens, J.W. dan Speer, W.R. (1995). Concepts and Classroom Methods, Today’s Mathematics (eight ed). New York: Macmillan Publishing Company.
Helmaheri (2004). Mengembangkan Kemampuan Komunikasi dan Pemecahan Masalah Siswa SLTP Melalui Belajar dalam Kelompok Kecil dengan Strategi Think-Talk-Write. Tesis PPS-UPI Bandung. Tidak Dipublikasikan
Hudoyo, H (1979). Pengembangan Kurikulum Matematika dan Pelaksanaanya di depan Kelas. Surabaya: Usaha Nasional.
Ibrahim, dkk, (2001), Pembelejaran Berdasarkan Masalah. Surabaya : UNESA
Johnson, D.W, Johnson RT dan Holubec, EJ (1994). Cooperative Laerning in the Clasroom. Alexandria: ASCD
Joyce, B. (1992). Models of Teaching. Fourth Edition,
Kasbolah, K. (1998/1999). Penelitian Tindakan Kelas , Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan . Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kunandar (2010), Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada
Lie, A, (2010), Cooperative Learning. Jakarta : PT. Gramedia
Munandar, S.C.U. (1999) Kreativitas dan Keberbakatan, Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif dan Bakat. Jakarta. PT. Gramedia
Munandar, S.C.U. Munandar A.S. dan Semiawan, C. (1990). Memupuk Bakat
dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah. Jakarta: PT. Gramedia.
Myers dan Botti, (2002). Exploring the Environment: Problem Based Learning in Action, dalam Annual Meeting of the American Education of Science Education Vol 31 (4) December 2005.
Nohda, N. (2001). A study of Open-Approach Method in School Mathematics
Teaching-Focusing on Mathematical Problem Solving Activities [Online] Tersedia: Pehkonen, E. (1997). “Using Problem-Field as a Method of Change". Mathematics Educators. 3 (1), 3-6
Pehkonen, E. (1997). “Fostering Mathematical Creativity”. International Review on Mathematical Education. 29 (3) [Online]. Tersedia; http://www.fiz-kar/sruhe.de/fiz/publications/zdm973a.html
Plomp, T. (1997). Educational Design: Introduction. From Tjeerd Plomp (eds).
Educational & Training System Design: Introduction. Design of Education
and Training (in Dutch). Utrecht (the Netherlands): Lemma. Netherland.
Ruseffendi, E.T. (1991). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Ruseffendi, E.T. (1993). Statistika Dasar untuk Penelitian Pendidikan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan . Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Schoenfeld, A.H. (1992). “Learning to Think Mathematically: Problem Solving, Metacognition, and Sense Making in Mathematics.” Handbook of Research on Mathematics Teaching and Learning. New York: McMilan Publishing Co.
Shimada, S. dan Becker J.P. (1997). The Open-Ended Approach: A New Proposal
for Teaching Mathematics. Virginia: National Council of Teachers of Mathematics.
Silver, E.A, (1997). “The Nature and Use of Open Problems in Mathematics Education: Mathematical and Pedagogical Perspective.” ZDM:
International Reviews on Mathematical Education (1995). 27(2), 67-62.
Slameto (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.
Slavin, R E. (2009). Cooperative Learning. Bandung : Nusa Media.
Suherman, E & Udin S. Winataputra. 1992. Strategi Belajar Mengajar Matematika. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataan Guru SLTP Setara D-III.
Sumarmo, U. (1999). Implementasi Kurikulum Matematika 1993 pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah. Laporan Penelitian IKIP Bandung : Tidak Dipublikasikan
Sumarmo, U. (2004). Pembelajaran Matematika untuk Mendukung Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Makalah. Bandung : PPS UPI.
Suparno, P. (2001). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta, Kanisius.
Supriadi, D. (2003). Kreativitas dan Orang-orang Kreatif dalam Lapangan Keilmuan (Profil Kehidupan dan Psikologis Implikasinya bagi Pendidikan dan Bimbingan). Bandung: Disertasi PPS IKIP Bandung. Tidak diterbitkan.
Syafruddin (2008). Pendekatan Open Ended Problem dalam Matematika.(http://Pusat Sumber Belajar Dit_ PSMA.htm. com/2008/0/22/pendekatan-open-ended-problem- dalam-matematika).
Torrance, E.P. (1969). Creativity What Research Says to the Teacher. Washington DC: National Education Association.
Wahyudin. (1999). Kemampuan Guru Matematika, Calon Guru Matematika, dan Siswa dalam Mata Pelajaran Matematika. Disertasi IKIP bandung. Tidak Diterbitkan.
Winkel, W.S. (1987), Psikologi Pengajaran, Jakarta : PT. Gramedia











