UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI STRATEGI METAKOGNITIF PADA MATERI EKSPONEN DI KELAS X SMA SWASTA CAHAYA MEDAN TAHUN AJARAN 2019/2020
DOI:
https://doi.org/10.53842/qvj.v1i2.17Keywords:
Hasil Belajar, Aktivitas Belajar, Strategi MetakognitifAbstract
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi metakognitf dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi eksponen di kelas X SMA Swasta Cahaya Medan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Swasta Cahaya Medan dengan jumlah siswa 34 orang dan objek penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa melalui penerapan strategi metakognitif pada materi eksponen. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus, dimana tiap akhir siklus diberi tes yang telah divalidasi oleh validator dan observasi dilakukan oleh observer yaitu guru matematika SMA Swasta Cahaya Medan. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I adalah kategori cukup dan sedangkan pada siklus II aktivitas siswa adalah kategori baik. Jadi terdapat peningkatan aktivitas siswa dari siklus I dengan siklus II. Sebelum pemberian tindakan, terlebih dahulu diadakan tes diagnostik hasil belajar siswa. Dari 34 siswa yang mengikuti tes diagnostik, hanya 8 orang siswa yang nilainya mencapai KB sehingga ketuntasan klasikal yang diperoleh yaitu 23,52%. Serta nilai rata-rata kelas yang diperoleh hanya sebesar 53,97 dengan persentase sebesar 47,05% dan termasuk ke dalam kategori sangat rendah. Pada akhir siklus I, ada 20 orang siswa yang nilainya mencapai KB sehingga ketuntasan klasikal yang diperoleh menjadi 58,82%. Dan nilai rata-rata kelas yang diperoleh menjadi 70,14 dengan persentase sebesar 41,17% yang termasuk ke dalam kategori rendah. Pada akhir siklus II, sebanyak 31 orang siswa yang nilainya mencapai KB sehingga ketuntasan klasikal yang diperoleh menjadi 91,17%. Dan nilai rata-rata kelas yang diperoleh menjadi 81,32 dan persentasenya sebesar 8,82% termasuk ke dalam kategori sedang.
References
Abdurrahman, M., (2009), PendidikanBagiAnakBerkesulitanBelajar, Penerbit RinekaCipta, Jakarta.
Aqib, Z., (2008), Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru, Yrama Widya, Bandung.
Arikunto, S., (2012), Penelitian Tindakan Kelas, Bumi Aksara, Jakarta.
Djamarah, S.B., (2011), Psikologi Belajar, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
Gravells, A., (2009). Prefaring to teaching in the Lifelong Learning Sector third Editor, Learning Matters Ltd, Southerhay East.
Greer, R.D, (2002), Designing Teaching Strategies An Applied Behavior Analysis Sistem Approuch, Academic Press, London
Hacker, D.J, Dunlosky, L, dan Graesser, A.C, (2009), Handbook Of Metacognition In Education, Routledge Taylor & Francis Group, New York and London
Hamalik, O.,(2008), kurikulum dan Pembelajaran, Bumi Aksara, Jakarta.
__________.,(2010), Proses Belajar Mengajar, Bumi Aksara, Jakarta.
Haryani, D., (2012), Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Operasi Hitung Menggunakan Model Make-A Match Siswa Kelas IV SDN 14/1 Sei.Baung, Jambi: Skripsi pada Unja: Tidak diterbitkan.
Jihad, A., Haris, A., (2012), Evaluasi Pembelajaran, Multi Presindo, Yogjakarta.
Kunandar, (2008), Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru, Rajawali Pers, Jakarta.
Maulana, (2008), Pendekatan Metakognitif Sebagai Alternatif Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD, Jurnal Pendidikan Dasar 10: 1-10, http://file.upi.edu/Direktori/JURNAL/PENDIDIKAN_DASAR/Nomor10Oktober_2008/Pendekatan_Metakognitif_sebagai_Alternatif_Pembelajaran_Matematika_Untuk_Meningkatkan_Kemampuan_Berpikir_Kritis_Mahasiswa_PGSD.pdf(diakses tanggal 25 januari 2014 pukul 10.32 WIB).
Murtadho, F.; Berpikir Kritis dan Strategis Metakognisi: Alternatif Sarana Pengoptimalan Latihan Menulis Argumentasi, 2nd International Seminar on Quality and Affordable Education (ISQAE) 2013, http://educ.utm.my/wp-content/uploads/2013/11/71.pdf, (diakses tanggal 31 januari 2014 pukul 22:48).
Sani, R.A., Sudiran, (2012), Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas, Citapustaka Media Perintis, Bandung.
Sanjaya, W., (2008). Pembelajaran Daalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kencana Prenada Media Grup, Jakarta.
Sardiman, A.M., (2011), Interaksi dan Motivasi Belajar Menagajar, Rajawali Pers, Jakarta.
Simamora, E.S., (2012), Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Pembelajaran Metakognitif Pada Pokok Bahasan Pecahan di Kelas VII SMP Negeri 2 Kualuh Selatan T.A 2011/2012., Skripsi, FMIPA, Unimed, Medan
Sinaga, B., dkk, (2013), Buku Matematika SMA/SMK Kelas X, Kemendikbud, Jakarta
Strategi Metakognitif, (2013),http://www.moe.gov.my/bpk/modulpnp/modul/bcb8.pdf, (dikases tanggal 18 Desember 2013 pukul 22 : 53 WIB).
Sudjana, N., (2009), Penilaian Hasil Proses Belajar, PT.Remaja Rosdakarya, Bandung
Sukino, (2013), Matematika untuk SMA/MA Kelas X Semester 1 Berdasarkan Kurikulum 2013, Penerbit Erlangga, Jakarta
Suprijono, A., (2010), Cooperative Learning, Pustaka Belajar, Yogjakarta
Trianto, (2011), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Kencana Prenada Media Group, Jakarta
Widadah, s., (2013), Profil Metakognisi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan gaya kognitif, jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo01: 13-24, http://lppm.stkippgri-sidoarjo.ac.id/files/profil-Metakognisi-Siswa-Dalam-Menyelesaikan-Soal-Sistem-Persamaan-Linear-Dua-Variabel-Berdasarkan-Gaya-Kognitif.pdf, (diakses tanggal 31 januari 2014 pukul 18:22).
Barbara, J, Frederikse, Jhon R, (2010), Inqury, Modeling and Metacognition: Making Science Accessible to All Student, Taylor & Francis, Ltd, New York
Yamin, M., (2013), Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran, GP Press group, Jakarta.











